UA-58952548-1

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label F1. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label F1. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Februari 2015

Michael S. Schumacher

Biografi Michael S. Schumacher

tokohku45.blogspot.com


Suka biografi ini? Shear Yuk! 
 Share on Facebook    Tweet about this on Twitter     Share on LinkedIn      Pin on Pinterest      Share on Google+
Selamat dating diblog “BiogafiTokoh Dunia”. Ya disini terdapat berbagai macam biografi tokoh-tokoh terkenal di penjuru dunia dengan keahlianya masing-masing dan mungkin ada idola anda atau tokoh yang menginspirasi hidup anda di disini. Selamat berkunjung dan berikut biografinya…


Michael S. Schumacher,  akrab disapa "Schumi","Schuey", atau "Schu",lahir di HürthNordrhein-WestfalenJerman Barat3 Januari 1969; umur 46 tahun) adalah seorang mantan pembalap Formula 1 asal Jerman. Ia berkarier di F1 dalam dua kesempatan berbeda, yang pertama dari tahun 1991 sampai 2006 dengan bergabung bersama JordanBenetton, dan Ferrari dan yang kedua dari tahun 2010 sampai 2012 bersama tim Mercedes GP. Adiknya, Ralf, yang saat ini membalap di ajang DTM bersama tim Mercedes-Benz, juga sempat turun sebagai pembalap Formula 1 dari musim 1997 sampai 2007. Schumi pertama kali membalap di ajang Formula 1 pada tahun 1991, sejak saat itu ia telah menjuarai 91 balapan Formula 1 dan tujuh kali merebut gelar juara dunia (19941995,20002001200220032004). Ia juga memegang berbagai rekor pribadi di arena F1 seperti juara dunia paling banyak, kemenangan terbanyak, pemegang pole position terbanyak, peraih poin paling banyak (dengan sistem sebelum 2010)[7], dan jumlah kemenangan terbanyak dalam satu musim (13 kali di musim 2004). Schumi merupakan satu dari sekian banyak legenda hidup Formula 1 yang sangat popular hingga saat ini.
Schumi, bersama Jimmie Johnson (NASCAR), Valentino Rossi (MotoGP) dan Sebastien Loeb (WRC), juga banyak disebut orang sebagai salah satu legenda olahraga otomotif di awal Abad 21. Ia juga bersama sang adik yaitu Ralf merupakan satu-satunya pasangan kakak beradik yang sukses mencatatkan kemenangan balapan 1-2 di GP Kanada 2001 dan GP Kanada 2003. Di luar trek balapan sendiri, Schumi merupakan salah satu duta dari UNESCO dan juga duta untuk keselamatan pengemudi jalan raya. Ia juga sering menyumbangkan uang penghasilannya untuk beberapa kegiatan amal dan kemanusiaan bagi yang membutuhkan di seluruh dunia.[10]
Namun di balik kariernya yang cukup luar biasa, Schumi juga memiliki beberapa kontroversi, di antaranya adalah pada saat perebutan gelar juara dunia melawan Damon Hill di GP Australia 1994 dan melawan Jacques Villeneuve di GP Eropa 1997 yang menyebabkan Schumi terkena diskualifikasi dari kejuaraan dunia. Sampai saat ini Schumi memegang rekor sebagai satu-satunya pembalap yang terkena diskualifikasi dari klasemen kejuaraan dunia.
Awal karier Schumi sendiri dimulai dari balapan gokart sebelum kemudian ia pindah ke ajang single seater dan kemudian berhasil memenangi Formula König dan Formula Tiga. Ia kemudian dikontrak oleh Mercedes-Benz untuk turun di ajang Sportscar sebelum kemudian dikontrak oleh Jordan Grand Prix untuk membalap di GP Belgia 1991. Dari sana ia kemudian ditarik masuk ke Benetton oleh Flavio Briatore. Setelah berhasil menjadi juara dunia di 1994-1995, Schumi lantas hengkang ke Ferrari pada tahun 1996 dan kemudian berhasil mendominasi F1 selama lima musim berturut-turut dari 2000-2004. Ia kemudian pensiun dari F1 di akhir musim 2006 dan menjadi konsultan untuk tim Ferrari. Pada pertengahan 2009 Schumi nyaris saja kembali ke ajang F1 bersama tim Ferrari setelah Felipe Massa mengalami kecelakaan hebat di GP Hungaria, namun dikarenakan menderita cedera leher akibat kecelakaan saat balapan motor, Schumi akhirnya mengurungkan niatnya untuk turun kembali di F1. Akhir 2009 Schumi kemudian santer diberitakan akan kembali membalap di ajang F1 untuk musim 2010 bersama tim Mercedes. Rumor tersebut akhirnya menjadi kenyataan di akhir Desember 2009 ketika Schumi mengumumkan bahwa ia akan bergabung bersama Mercedes GP selama tiga musim (2010-2012).
Michael Schumacher, yang lahir tanggal 3 Januari 1969 di HürthNordrhein-WestfalenJerman, merupakan putra pertama dari pasangan Rolf Schumacher dan Elizabeth. Ayahnya, Rolf merupakan seorang marshall di sebuah trek gokart di Kerpen. Dari sinilah ketertarikan Schumi terhadap dunia balap tumbuh, dan dari sinilah kelak, seorang anak ingusan tumbuh besar menjadi salah satu tokoh dunia paling disegani yang tercermin dari masuknya ia dalam urutan "Top 100" majalah Forbes dua kali, yaitu urutan ke-15 edisi "Selebriti Berpengaruh diAbad 20" (terbit: 2001) dan urutan ke-17 "The Power of Celebrity 100" (terbit: 2005).
Pada tahun 1975, lahirlah sang adik yang kemudian dinamai Ralf Schumacher. Saat itu Schumi juga suka bermain sepak bola. Kebetulan markas FC Köln tidak jauh dari kediaman Schumi dan Ralf, sehingga kakak beradik ini mendapatkan pelajaran sepak bola dari kiper tim nasional Jerman sekaligus kiper utama FC Koln saat itu, Toni Schumacher. Sewaktu kecil, Schumi lebih banyak bermain sebagai kiper di tim sepak bola lokal daerahnya, dan kemudian lama-kelamaan ia beralih menjadi seorang striker. Saat ini, ia juga masih sering bermain sepak bola. Bersama beberapa pesepakbola professional seperti RonaldoZinedine ZidanePavel Nedved, dan Alessandro Del Piero, Schumi sempat mengadakan pertandingan amal, dengan tim yang diisi para atlet seperti Boris BeckerRoger Federer, dan Valentino Rossi. Turun sebagai pelatih dalam pertandingan amal tersebut adalah bos Schumi di Ferrari, Jean Todt sebagai pelatih tim atlet Schumi (dengan bimbingan langsung dari pelatih Juventus saat itu Marcello Lippi), dan Pele sebagai pelatih untuk tim pesepakbola professional. Selain itu, Schumi dan Rubens Barrichello juga pernah hadir di final Liga Champions musim 2002-03 antara AC Milan vs. Juventus di stadion Old TraffordManchesterInggris. Dan mereka berdua mendukung Juventus sebagai salah satu anak perusahaan FIAT yang juga membawahi tim Ferrari, sayangnya Juve kalah via adu penalti.

Pada usia 9 tahun, Michael mulai turun di kejuaraan gokart lokal. Lalu pada usia 16 tahun, di kala ia masih duduk di bangku sekolah, Schumi kerap membantu adiknya dalam balapan gokart. Kala itu, Schumi menjadi mekanik dari gokart yang ditunggangi oleh adiknya. Schumi pun lantas sempat mencoba bangku kuliah di sela-sela karier balapnya, namun impiannya menjadi seorang sarjana pupus setelah ia memutuskan untuk berkonsentrasi di arena balap. Dan siapa yang menyangka bahwa dari sinilah kelak nama Michael Schumacher akan di kenal luas oleh dunia.
Michael Schumacher memulai karier balapnya saat usia 7 tahun. Dikarenakan pihak otoritas Jerman hanya memberikan SIM balapan jika seseorang sudah berusia 14 tahun, Schumi kemudian berpindah tempat ke Luxemburg pada tahun 1981, dan ia berhasil mendapatkan SIM balapan resmi untuk pertama kalinya. Kemudian pada 1984, Schumi akhirnya berhasil mendapatkan SIM balapan dari Jerman setelah ia memenangi Kejuaraan Kart Junior Jerman. Ia lantas bergabung dengan Eurokart yang dimiliki Adolf Neubert tahun 1985. Pada 1986, Schumi memenangi dua kejuaraan gokart sekaligus, yaitu Kejuaraan Nasional Jerman, dan Kejuaraan Gokart Eropa. Schumi bertahan di ajang gokart sampai akhir tahun 1987.
Karier single seater pertana Schumi setelah gokart adalah pada ajang Formula Koenig pada tahun 1988, selain di Formula Koenig di mana ia berhasil menjadi juara umum pada tahun pertamanya. Schumi belakangan juga turun di ajang Formula Ford 1600 dan Formula Ford Jerman pada tahun yang sama. Hasil di Formula Ford 1600 adalah menjadi runner-up di belakang mantan pembalap Sauber danToyotaMika Salo. Sementara di Formula Ford Jerman ia hanya mampu menduduki posisi 6 klasemen. Di akhir tahun Schumi juga turun di ajang F3 Makau Grand Prix, namun ia gagal finish dalam balapan pertamanya di ajang F3 Makau GP tersebut.
Pada tahun 1989, Schumi kemudian turun di seri Formula 3 Jerman, dengan bergabung dengan WTS Formula 3 Team milik Willi Weber. Hasil akhirnya cukup baik di mana ia berhasil finish di posisi ketiga klasemen, di bawah Heinz-Harald Frentzen dan Karl Wendlinger. Tahun berikutnya giliran Schumi yang naik menjadi juara umum di ajang F3 Jerman. Kemudian pada akhir tahun, Schumi kembali lagi turun di ajang F3 Makau GP. Di sini ia kemudian bertemu dengan seorang pembalap yang kelak akan menjadi rival sekaligus teman baiknya, Mika Hakkinen. Benih-benih persaingan Schumi dan Hakkinen sudah mulai terlihat saat itu, di mana ketika lomba berlangsung, Schumi menjadi aktor utama atas insiden Mika yang saat itu menabrak dinding, di mana atas kejadian tersebut safety car keluar mengawal pembalap, dan turut membantu Schumi meraih gelar juara perdananya di ajang F3 Makau GP.
Pada 1994, tanda-tanda Schumi akan mendominasi musim mulai terlihat setelah ia memenangi tiga seri awal, yaitu di BrasilPasifik, danSan Marino. Dalam tiga balapan tersebut, saingan beratnya, Ayrton Senna mengalami beragam masalah. Dan yang paling parah adalah ketika di ImolaSan Marino, saat Ayrton Senna tewas akibat kecelakaan.
Setelah kematian Senna, aksi brilian Schumi makin tak terbendung. Bahkan ia merebut pole pertamanya di Monaco, dengan mudah pula ia mengalahkan Mika Hakkinen yang duduk di posisi kedua saat kualifikasi. Lantas ia sempat dihukum larangan tampil di dua balapan, akibat insiden muslihat di GP Inggris kepada Damon Hill. Namun hal itupun tidak cukup untuk mengalahkan Schumi. Ia lantas mengalahkan Damon Hill dalam perebutan gelar juara dunia di akhir musim hanya dengan selisih satu poin, setelah sebelumnya mengalami insiden yang kontroversial di GP Australia, di Adelaide. Dengan hasil tersebut, Schumi akhirnya berhasil menjadi juara dunia untuk pertama kalinya, sekaligus pula menjadi gelar dunia pertama untuk tim Benetton.
Pada 1995, dengan dibantu mesin Renault yang sama seperti yang dipakai oleh tim Williams, Schumi mendominasi musim bersama rekan setimnya Johnny Herbert. Kemenangan terbaik Schumi diraih di GP Belgia, di mana ia dengan nekat melajukan mobilnya yang start dari posisi 16 menuju tangga kemenangan dengan memakai ban kering di tengah trek yang basah. Ia sempat bersenggolan dengan Damon Hill di tikungan Las Combes, namun malah Hill yang terkena penalty stop and go.
Momen unik Schumi pada tahun 1995 adalah saat mobilnya mengalami masalah di GP Kanada. Sadar bahwa ia tidak akan menang, ia lantas memberi jalan kepada Jean Alesiuntuk meraih kemenangan perdananya di Formula 1. Schumi kemudian membonceng Jean Alesi dalam selebrasi victory lap sebagai tanda bahwa ia ikut senang atas kemenangan pertama Jean Alesi. Kemenangan Alesi di GP Kanada 1995 tersebut kemudian menjadi satu-satunya kemenangan Alesi selama ia berkarier di ajang F1.
Setelah sembilan kali menang di musim 1995, Schumi merebut mahkota juara dunia untuk yang kedua kalinya pada tahun tersebut. Dan dengan usianya yang baru menginjak 26 tahun, Schumi merupakan pembalap termuda sepanjang sejarah yang mampu meraup dua gelar juara dunia (sebelum dipecahkan oleh Fernando Alonso pada tahun 2006 dan kemudian dipecahkan lagi oleh Sebastian Vettel pada tahun 2011).

Sabtu, 31 Januari 2015

Kimi Matias Räikkönen

Biografi Kimi Matias Räikkönen

tokohku45.blogspot.com

Suka biografi ini? Shear Yuk! 
 Share on Facebook    Tweet about this on Twitter     Share on LinkedIn      Pin on Pinterest      Share on Google+
Selamat dating diblog “BiogafiTokoh Dunia”. Ya disini terdapat berbagai macam biografi tokoh-tokoh terkenal di penjuru dunia dengan keahlianya masing-masing dan mungkin ada idola anda atau tokoh yang menginspirasi hidup anda di disini. Selamat berkunjung dan berikut biografinya…

Kimi Matias Räikkönen , lahir di EspooFinlandia17 Oktober 1979; umur 35 tahun) adalah seorang pembalap mobil professional asal Finlandia yang saat ini membalap di ajang Formula Satu.
Dalam karier balapannya di F1, Kimi turun dalam dua kesempatan terpisah. Yang pertama adalah dari musim 2001 sampai 2009dengan bergabung Sauber (2001), McLaren (2002-06), dan Ferrari (2007-09). Ia kemudian berhasil menjadi juara dunia F1 di musim perdananya bersama Ferrari pada tahun 2007. Pada akhir musim 2009, kontrak Kimi di Ferrari diputus dan digantikan oleh Fernando Alonso. Setelah gagal menjalin kontrak dengan tim lamanya, McLaren, Kimi kemudian banting haluan ke ajang WRC bersama Citroen untuk musim 2010. Di musim 2011 sendiri, Kimi masih bertahan di ajang WRC dan kali ini ia turun sebagai pemilik sekaligus pembalap di tim pribadinya yaitu ICEONE Racing.
Selain di reli WRC, di musim 2011 Kimi Raikkonen juga turun di ajang NASCAR bersama tim Kyle Busch Racing di seri Camping World Truck Series dan bersama NEMCO Motorsports milik Joe Nemechek di Seri Nationwide.
Kesempatan berkarier di F1 untuk kedua kalinya bagi Kimi datang pada tahun 2012 saat ia bergabung dengan tim Lotus. Selama berada di Lotus, Kimi mencatatkan diri sebagai salah satu pembalap paling konsisten di grid dan sukses memenangi balapan dua kali yaitu di Abu Dhabi 2012 dan Australia 2013. Untuk musim 2014, Kimi kembali ke tim Ferrari dengan kontrak berdurasi dua musim menemani Fernando Alonso.
Kimi Räikkönen lahir dari sebuah keluarga sederhana di Finlandia. Kimi merupakan putra kedua dari dua bersaudara. Ibu Kimi bernama Paula, sementara ayahnya bernama Matti Räikkönen.[1] Kakak Kimi bernama Rami, saat ini ia turun di ajang Formula 3 Finlandia. Ayah Kimi adalah seorang mekanik. Dari kegiatan bongkar pasang mobil inilah minat akan motorsport mengalir di dalam tubuh Rami dan Kimi. Sekarang ayah Kimi juga mulai ikut serta di ajang reli regional Finlandia. Keluarga ini berteman baik dengan keluarga pembalap Finlandia lainnya, Heikki Kovalainen.
Sejak masih kanak-kanak, Kimi sudah tertarik pada beragam kegiatan olahraga. Saat ia masih duduk di bangku sekolah dasar, Kimi sudah mulai bermain sepak bola. Memasuki usia SMP, Kimi lantas aktif pada beragam kegiatan ekstrakurikuler olahraga di sekolahnya. Ia mencoba gulattaekwondosepak bolabaskethoki es[2], dan cricket; dan ia selalu menang dalam kegiatan-kegiatan olahraga tersebut di sekolahnya.
Suatu hari, ia sempat kalah dalam sebuah pertandingan sepak bola di sekolahnya. Ia pulang ke rumah sambil menangis, dan kemudian memeluk ibunya. Ia lalu berkata, "Ibu, suatu hari nanti saya akan menjadi juara dunia, saya janji apapun itu olahraganya, pasti saya akan menjadi juara dunia". Sang ibu terharu dan kemudian ikut mendoakan agar Kimi dapat meraih cita-citanya tersebut. Apa yang dicita-citakan oleh Kimi dan ibunya akhirnya berhasil pada 15 November 2007, yaitu saat Kimi dengan sah merengkuh gelar juara dunia Formula 1.
Berlainan dengan sifatnya yang dingin, rendah hati, dan pendiam (sehingga dia mendapat julukan Iceman). Kimi ternyata sangat ‘aktif’ didunia luar. Khususnya di dunia glamour ala selebritis. Bukan rahasia lagi, Kimi sempat kepergok mabuk-mabukan di luar lintasan. Saat itu adalah akhir 2004, menjelang launching mobil McLaren MP4-20. Kimi tertangkap basah sedang pesta pora di Gran CanariaSpanyol. Dan ditemukan dalam kondisi setengah pingsan pada pagi harinya sambil memeluk balon lumba-lumba.[3]
Kimi juga dikenal tidak peduli dengan lingkungan tim. Niki Lauda pernah berkata, bahwa Kimi adalah pembalap dengan talenta super, sayang kebiasaannya yang sedikit pemalas telah menghalangi semua usahanya. Pada GP Spanyol 2007 sesaat setelah dia tersingkir gara-gara hidraulik. Kimi malah langsung pulang ke hotel dan menyaksikan acara hoki es (kebetulan dia adalah fans hoki es), dan membiarkanFelipe Massa beserta Ferrari menikmati kemenangannya. Namun bukan berarti kehidupan Kimi penuh sisi buruk. Setidaknya dia masih mau beramal. Bersama Felipe Massa, Casey Stoner, dan Loris Capirossi, Kimi melakukan ski amal FIAT Group (yang membawahi Ferrari,Ducati, dan Juventus FC) pada Januari 2007 lalu.
Untuk urusan musik, Kimi adalah salah satu fans penyanyi Eminem dan grup band U2. Selain itu Kimi juga punya kebiasaan unik yaitu tidur sejenak menjelang balapan, melupakan segala sesuatu hal yang akan terjadi padanya di balapan nanti. Makanan kesukaannya adalah miedan minuman kesukaannya adalah jus.
Kimi Räikkönen mulai mengasah kemampuannya di ajang karting nasional dan internasional sejak usia 10 tahun, sebelum akhirnya pindah ke balapan mobil junior di 1999. Sebelumnya ia sempat berkompetisi di empat balapan untuk Haywood Racing, finis ketiga di lomba pertamanya hingga akhirnya terpaksa gagal finis di tiga lomba berikutnya akibat masalah teknis. Kimi juga berkompetisi di Formula Ford Euro Cup, di mana ia finis kelima, namun sayangnya ia gagal mengikuti Formula Ford Festival. Bersama Manor Motor Sport, Kimi lantas menjuarai empat lomba yang diikutinya untuk berlaga di seri Formula Renault Winter.
Masih bersama Manor pada tahun 2000, pembalap Finlandia ini bertarung di ajang British Renault Championship, dan berhasil menyabet gelar juara klasemen setelah memenangi tujuh lomba dari 10 balapan yang ia ikuti. Di setiap lomba, Kimi naik podium dan meraih tujuh pole dan enam fastest lap. Selain turun berkompetisi di British Renault Championship, ia juga berkompetisi di seri Formula Renault. Dalam kompetisi ini ia sempat bertemu dengan Felipe Massa, dan walaupun kurang akrab, Kimi mungkin tidak akan pernah menyangka bahwa suatu hari nanti ia akan menjadi partner dari Felipe Massa di Formula 1. Selama berlaga di Formula Renault, ia berhasil memenangi balapan dua kali, dan juga dua pole serta dua fastest lap. Dari 23 balapan di ajang Formula Renault, Kimi mencapai keberhasilan rata-rata lebih dari 50%, dengan memenangi 13 dari 23 balapan yang ia ikuti. Atas hasil spektakuler ini, Peter Sauber dari tim Sauber kemudian dengan serius memperhatikannya, dan kemudian menghubunginya untuk mengetes Kimi dalam mobil F1. Hasilnya ternyata memuaskan, dan akhirnya membuat Kimi ditarik oleh Peter Sauber untuk mengisi salah satu kursi balapnya di tim Sauber-Petronas untuk musim F1 2001.
Tahun 2007 adalah tahun reformasi di Ferrari. Tidak ada lagi Michael Schumacher dan Ross Brawn. Kimi mengawali musim dengan baik, walaupun sempat ada rumor bahwa dia bersitegang dengan Massa. Target yang dibebankan oleh Luca Montezemolo selaku presiden tim Ferrari tidak main-main, juara dunia (entah itu oleh Massa atau Kimi). Dan lagi kini sesama rekan setim bisa salng bertarung. Satu hal yang tidak pernah ada diera Michael Schumacher.
Di GP Australia, Kimi memenangi lomba dengan sempurna. Start dari pole dan mencetak fastest lap. Namun kemenangan Kimi tertunda hingga GP Prancis akibat beberapa masalah pada F2007-nya. Di Prancis Kimi kembali bangkit, disusul di Inggris seminggu kemudian.
Hal ini membuat Kimi kembali ke bursa juara dunia. Dengan kemenangan gemilang selanjutnya di Belgia dan China, dan pertolongan dari rekan setimnya, Felipe Massa yang sudah tidak punya peluang lagi untuk jadi juara dunia sejak GP Jepang, Kimi memasuki GP Brazil di akhir musim dengan hanya tertinggal 7 poin dari Lewis Hamilton sang pemimpin klasemen. Tak disangka, Hamilton gagal di Brazil. Dan dengan kemenangan spektakuler, Kimi akhirnya jadi juara dunia di Brazil. Di klasemen, Kimi hanya unggul 1 poin atas Hamilton dan Alonso (Kimi 110pts, Hamilton/Alonso 109pts).

Fernando Alonso Díaz

Biografi Fernando Alonso Díaz


Suka biografi ini? Shear Yuk! 
 Share on Facebook    Tweet about this on Twitter     Share on LinkedIn      Pin on Pinterest      Share on Google+
Selamat dating diblog “BiogafiTokoh Dunia”. Ya disini terdapat berbagai macam biografi tokoh-tokoh terkenal di penjuru dunia dengan keahlianya masing-masing dan mungkin ada idola anda atau tokoh yang menginspirasi hidup anda di disini. Selamat berkunjung dan berikut biografinya…

Fernando Alonso Díaz  akrab disapa Nando, lahir di OviedoAsturiasSpanyol29 Juli 1981; umur 33 tahun) adalah seorang pembalap Formula Satu asal Spanyol. Ia sempat menjadi juara dunia termuda sepanjang sejarah F1 saat merebut gelar tahun 2005 dalam usia 24 tahun dan 59 hari, sehingga memecahkan rekor berumur 33 tahun milik Emerson Fittipaldi yang berusia 25 tahun dan 273 hari ketika meraih gelar juara dunia di musim 1972. Rekor tersebut dipecahkan Lewis Hamilton pada musim balap 2008 dan kemudian dipecahkan lagi oleh Sebastian Vettel di musim 2010. Alonso juga sempat menjadi pembalap termuda yang pernah menjuarai grand prix dan meraih pole position, masing-masing pada seri GP Hungaria 2003 dan GP Malaysia 2003, sebelum dipecahkan oleh Sebastian Vettel pada GP Italia 2008. Ia juga merupakan juara dunia F1 yang pertama dari Spanyol.
Alonso mulai membalap dengan gokart pada umur 3 tahun. Ia lalu menjuarai kejuaraan gokart Spanyol pada tahun 1994-1997, dan sempat menjadi juara dunia gokart pada tahun 1996. Ia kemudian memulai debutnya di ajang balap F1 pada musim 2001bersama tim Minardi, dan kemudian pindah ke tim Renault sebagai test driver pada tahun berikutnya. Mulai musim 2003 Alonso kemudian "naik kelas" menjadi pembalap utama tim asal Perancis tersebut. Setelah sempat "singgah" di tim McLaren pada musim 2007, Alonso kemudian kembali ke Renault selama dua musim pada 2008-2009, dan sejak musim 2010 Alonso kemudian memperkuat tim Italia, Scuderia Ferrari.
Kepandaian Alonso dalam mengolah strategi balapan, kepiawaiannya menaklukan trek basah dan kemampuannya dalam membangun serta menggeber mobil sampai batas maksimal sekalipun mobil tersebut secara spek kurang cepat dari para kompetitornya telah menempatkan Alonso sebagai salah satu pembalap terbaik yang pernah ada di arena Formula Satu era modern
Fernando Alonso Diaz, lahir tanggal 29 Juli 1981 di OviedoSpanyol.  Ayahnya, Jose Luiz Alonso, bekerja sebagai mekanik bengkel, yang juga sesekali bekerja di sebuah pertambangan. Sementara ibunya, Ana Maria, bekerja sebagai kasir di sebuah supermarket. Alonso merupakan anak kedua dari dua bersaudara. Sejak kecil, Fernando Alonso telah mengetahui seluk beluk dunia balap. Ia mendapatkan gokart pertamanya pada usia tiga tahun. Sebenarnya tadinya ayah Alonso akan memberikan gokart tersebut untuk sang kakak yaitu Lorena, namun karena kakak Alonso adalah seorang perempuan, maka ia dengan halus menolaknya. Ia kemudian memberikan gokart pemberian ayahnya tersebut kepada Fernando.
Fernando kecil besar dan belajar dalam kesederhanaan. Meskipun begitu, ia tetap tidak melupakannya hingga saat ini. Ia jauh dari derasnya gemerlap dunia selebritis, atau kehidupan malam. Pada tahun 1998, di usia 17 tahun, ia memutuskan untuk pindah ke Inggris. Di sana ia tinggal di dekat kawasan Universitas Oxford, bersama beberapa temannya yang juga asal Spanyol. Bersama teman-temannya, Alonso sering menghabiskan waktu dengan bercengkrama dan bermain komputer. Alasan Alonso pindah ke Inggris adalah karena ia menginginkan suasana kondisi lingkungan yang tenang dan jauh dari hingar bingar media.
Dalam soal makanan, Alonso menyukai makanan yang tidak mengandung garam. Hobi utama Alonso adalah bersepeda, bermain tenis, dan sepak bola. Klub sepak bola favoritnya adalah Real Madrid dan Real Oviedo. Dari balap sepeda, Alonso memiliki dua pembalap favorit yaitu pembalap sepeda AS Lance Armstrong dan pembalap sepeda Spanyol Alberto Contador. Sementara dalam hal musik, Alonso menyukai band Red Hot Chili Peppers, dengan lagu hits mereka, By the Way. Dalam hal berkomunikasi, Fernando Alonso fasih berbahasa InggrisSpanyolItalia, dan Prancis. Pada tahun 2005 juga Alonso sempat menjadi pengisi suara tamu dalam film garapan Disney dan Pixar Studios berjudul Cars versi bahasa Spanyol. Hal yang sama kemudian ia ulangi lagi pada tahun 2011 dengan tampil sebagai pengisi suara di sekuel film yang berjudul sama. Alonso juga merupakan penggemar dari serial film James Bond.
Tahun 2005, setelah ia memastikan diri sebagai juara dunia F1, Fernando Alonso kemudian memutuskan untuk pindah ke Swiss. Di sana ia bertetangga dengan Kimi Räikkönen dan Felipe Massa. Di kalangan paddock F1, Alonso adalah seorang jagoan permainan kartu poker. Teman main pokernya di paddock F1 adalah Robert Kubica dan Giancarlo Fisichella. Alonso menikah dengan Raquel del Rosario, yang merupakan vokalis dari grup band asal Spanyol, El Sueño de Morfeo. Pernikahan mereka dilakukan tanggal 17 November 2006 di Spanyol. Pada bulan Desember 2011 pasangan ini kemudian memutuskan untuk bercerai dengan alasan Alonso ingin lebih berkonsentrasi kepada Ferrari sementara Raquel ingin mengejar karier menyanyinya menuju Amerika Serikat.
Perjalanan Fernando Alonso di Formula 1 dimulai pada GP Australia 2001, tanggal 4 Maret. Saat itu, tim Minardi yang baru saja dibeli oleh pengusaha Paul Stoddart nyaris saja tidak bisa tampil di balapan pertama karena belum selesai membangun mobil dan tidak punya pasokan mesin. Bahkan mereka pun sempat mengajukan izin khusus kepada FIA untuk diperbolehkan tidak ikut balapan pertama musim 2001, namun FIA menolak izin Minardi dengan alasan semua tim sebisa mungkin harus mengikuti balapan F1 sejak awal musim karena sudah terikat dalam kontrak yang dinamakan Concorde Agreement. Jalan tengah pun diambil Stoddart dengan cara membangun satu mobil dan membawa spare-part nya ke Australia untuk membangun mobil dadakan. Mobil yang sudah selesai tersebut merupakan mobil Alonso, dan yang dibangun di Australia adalah untuk Tarso Marques. Untuk mesin sendiri akhirnya selamat setelah Stoddart menggunakan mesin lama Minardi (Cosworth V10) yang terakhir dipakai tahun 1999.
Fernando Alonso resmi menjadi pembalap tes tim Renault (Renault baru saja mengakusisi tim Benetton Formula pada tahun 2001) di musim 2002 dan menghabiskan sekitar 1.642 lap sepanjang musim. Ia yakin dengan bakat dan penampilannya yang bagus, Flavio akan memenuhi janjinya di musim 2003. Memasuki pertengahan 2002, Alonso kemudian mulai merasa risih, karena kursi balap yang dijanjikan Flavio belum juga tiba. Sebagai alternatif, ia kemudian menjajal kursi test tim Jaguar Racing. Namun pihak Jaguar pun merasa ragu dengan performa Fernando yang saat itu biasa saja. Hingga akhirnya datang penyelamat, Jenson Button yang saat itu bersama Renault dan tampil luar biasa sepanjang 2002, secara mengejutkan didepak oleh Flavio dan kemudian ia menandatangani kontrak dengan tim BAR-Honda untuk musim 2003. Tak lama setelah itu, Flavio Briatore kemudian memenuhi janjinya untuk memberikan kesempatan Alonso membalap di musim 2003 bersama tim Renault.
Di musim 2003, Fernando Alonso akhirnya kembali naik ke grid sebagai pembalap berpasangan bersama Jarno Trulli. Sebelum musim berjalan, banyak pihak yang mencemooh Alonso dan Briatore. Briatore khususnya, ia banyak dihina oleh kalangan paddock dengan alasan bahwa pemilihan Alonso sebagai pembalap untuk musim 2003 sangatlah meragukan, mengingat di 2001 saja Alonso tampil biasa saja.
Peruntungan Alonso mulai berubah di musim 2005. Ia mengawali musim tersebut dengan baik saat menang di Malaysia. Banyak yang berujar bahwa kemenangan Alonso hanyalah sebuah kecelakaan balapan karena tim McLaren dan Ferrari masih berjuang mencari settingan mobil yang baik. Namun kemenangan di San Marino mengubah hal tersebut. Fernando Alonso berhasil menahan gempuran Michael Schumacher selama 20 lap terakhir dan sekaligus keluar sebagai juara. Peruntungannya berubah drastis, karena ia kemudian masuk sebagai kandidat juara dunia. Sepanjang musim 2005, Fernando Alonso menang di Malaysia, Bahrain, San Marino, EropaPrancisJerman, dan Cina. Khusus untuk kemenangan di Eropa dan Jerman, Fernando tampaknya harus berterima kasih kepada Kimi Räikkönen. Sebab di Eropa (Nurburgring), Kimi yang sedang nikmatnya memimpin secara tragis mengalami kecelakaan di lap terakhir, tepat dimana Fernando berada di belakangnya (P2). Kasus yang sama terjadi di Jerman, dimana Kimi mogok juga ketika ia memimpin balapan.
Fernando Alonso mengunci gelar dunianya yang pertama di Brazil tanggal 25 September. Meskipun McLaren-Mercedes melalui Juan Pablo Montoya dan Kimi Räikkönen menguasai balapan, Fernando Alonso tampil secara apik dan aman. Dalam usia 24 tahun dan 58 hari, ia mencatatkan diri sebagai juara dunia F1 termuda dalam sejarah, memecahkan rekor sebelumnya atas nama Emerson Fittipaldi (usia 25 tahun dan 272 hari) pada tahun 1972, dan sebelum kemudian dipecahkan oleh Lewis Hamilton di musim 2008. Tim Renault pun semakin berbahagia karena di China mereka pun memastikan diri sebagai juara dunia konstruktor.
Bulan Desember 2005, Fernando Alonso secara mengejutkan mengumumkan kepindahan dirinya ke tim McLaren-Mercedes mulai musim 2007, dengan masa durasi kontrak tiga tahun. Tujuan ia pindah semata-mata hanya untuk mencari tantangan baru. Meskipun begitu, Fernando tetap akan tampil fokus di musim 2006 demi mempertahankan gelar juaranya.